Buyung Zulkifli Pimpin Partai Pembangunan Pendidikan Bangsa, Perjalanan Panjang Aktivis Politik dari Rakyat Biasa
JAMBI ||lintangnusantara.com– Sosok Buyung Zulkifli dikenal sebagai figur yang memiliki perjalanan panjang di dunia politik nasional. Berasal dari kalangan rakyat biasa, ia telah mengabdikan diri dalam berbagai organisasi dan partai politik sejak usia muda hingga akhirnya dipercaya sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Pembangunan Pendidikan Bangsa (PPPB) untuk periode 2025–2030.
Perjalanan politik Buyung Zulkifli tidak terjadi secara instan. Ia memulai kiprahnya dengan aktif dalam berbagai struktur partai politik di tingkat daerah hingga nasional. Pengalaman tersebut membentuk karakter kepemimpinannya yang dikenal dekat dengan masyarakat dan memiliki komitmen terhadap pembangunan bangsa, khususnya di bidang pendidikan.
Karier politiknya dimulai pada tahun 2005 ketika ia menjadi pengurus di Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional Kota Jambi periode 2005–2006. Setelah itu, ia dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Wilayah Partai Matabar Bangsa Provinsi Jambi pada tahun 2007–2009.
Pengalaman organisasi terus berlanjut ketika ia bergabung dengan Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kota Jambi pada periode 2010–2016. Selanjutnya, Buyung juga pernah menjadi bagian dari kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura pada tahun 2016–2018.
Tak hanya itu, ia juga dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal DPP PARWINDO pada periode 2021–2022. Karier politiknya kemudian berlanjut dengan menjabat Ketua DPD Partai Perkasa Provinsi Jambi pada tahun 2022–2023.
Pada tahun 2023, Buyung kembali dipercaya sebagai Ketua DPD Partai Republiku Indonesia Provinsi Jambi. Di tahun yang sama hingga 2025, ia juga menjabat Sekretaris DPC Partai Hanura Kota Jambi.
Perjalanan politiknya semakin lengkap ketika pada tahun 2025 ia dipercaya sebagai Sekretaris DPW Partai Gema Bangsa Provinsi Jambi pada periode April hingga September.
Puncak dari perjalanan tersebut terjadi pada tahun 2025 ketika Buyung Zulkifli menjadi inisiator, Ketua Badan Pendiri, sekaligus Ketua Umum DPP Partai Pembangunan Pendidikan Bangsa periode 2025–2030. Partai ini diinisiasi sebagai wadah perjuangan politik yang menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
Dalam berbagai kesempatan, Buyung Zulkifli menegaskan bahwa pengabdiannya di dunia politik semata-mata untuk kepentingan masyarakat luas.
“Perjuangan ini adalah bentuk pengabdian untuk agama, bangsa, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Dengan pengalaman panjang lintas partai serta jaringan politik yang luas, Buyung Zulkifli diharapkan mampu membawa Partai Pembangunan Pendidikan Bangsa menjadi kekuatan politik baru yang fokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di Indonesia.
(Pakto)
Komentar
Posting Komentar