Langsung ke konten utama

Klarifikasi Mencuatnya Isu Tes Perades Pacing: Pemerintah Desa Tegaskan Proses Seleksi Sesuai Mekanisme

BOJONEGORO ||Lintangnusantara.com– Munculnya pemberitaan yang menyebut tes perangkat desa (Perades) di Desa Pacing, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro hanya formalitas dan calon sudah disiapkan sejak lama mendapat tanggapan dari sejumlah pihak. Pemerintah desa menegaskan bahwa proses seleksi perangkat desa tetap dilaksanakan sesuai mekanisme yang berlaku dan menjunjung prinsip transparansi.
Diketahui, ujian pengisian perangkat desa di Desa Pacing dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 17 Maret 2026 di Balai Desa setempat dengan formasi yang diperebutkan yakni jabatan Kepala Dusun Mekalen.

 Dalam seleksi tersebut terdapat dua peserta yang mengikuti proses ujian.

Terkait isu yang berkembang di sejumlah media yang menyebut adanya dugaan jual beli jabatan hingga ratusan juta rupiah, sejumlah sumber menyatakan bahwa informasi tersebut masih sebatas rumor yang beredar di masyarakat dan belum pernah dibuktikan secara hukum. Bahkan dalam pemberitaan sebelumnya juga disebutkan bahwa kabar tersebut belum disertai bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sejumlah tokoh masyarakat Desa Pacing menilai pemberitaan yang berkembang seharusnya disikapi secara hati-hati agar tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat menjelang pelaksanaan seleksi perangkat desa.

“Seleksi perangkat desa itu ada mekanismenya, mulai dari pembentukan panitia, tahapan pendaftaran hingga ujian. Jadi jangan sampai opini yang belum tentu benar justru memicu kesalahpahaman di masyarakat,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.

Menurutnya, jika memang terdapat dugaan pelanggaran dalam proses seleksi perangkat desa, maka seharusnya dilaporkan melalui jalur resmi kepada pemerintah daerah atau aparat penegak hukum agar dapat ditelusuri secara objektif.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tetap menjunjung asas praduga tak bersalah dan tidak mudah mempercayai isu yang belum memiliki dasar fakta yang jelas.

Pengamat pemerintahan desa juga menilai bahwa proses pengisian perangkat desa pada dasarnya telah diatur dalam berbagai regulasi, sehingga pelaksanaannya harus mengikuti prosedur yang telah ditetapkan, mulai dari seleksi administrasi hingga ujian kompetensi.

Dengan demikian, berbagai isu yang berkembang di ruang publik diharapkan tidak langsung dijadikan kesimpulan sebelum adanya bukti dan klarifikasi resmi dari pihak terkait.

Pakto

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Warga Desa Bulaklo Balen Bojonegoro Dilaporkan Menghilang, Sepeda dan KTP Ditemukan di Sekitar Jembatan Kanor–Rengel

Bojonegoro ||Lintangnusantara.com – Seorang warga Desa Bulaklo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro bernama Muhlasin, yang dikenal dengan panggilan akrab Huma, dikabarkan menghilang secara misterius. Hingga saat ini keberadaannya belum diketahui dan masih menjadi perhatian warga setempat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sepeda milik Muhlasin ditemukan di sekitar jembatan penghubung Kanor–Rengel, tepatnya di kawasan Kare. Sepeda tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang melintas di sekitar lokasi. Tidak hanya itu, di sekitar lokasi penemuan sepeda juga ditemukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang diduga milik Muhlasin. Selain KTP, warga juga menemukan sebuah tali tampar yang berada tidak jauh dari sepeda tersebut. Temuan tersebut membuat warga sekitar semakin khawatir terkait keberadaan Muhlasin. Namun hingga saat ini kronologi pasti hilangnya Muhlasin masih belum diketahui, termasuk penyebab maupun kemungkinan kejadian yang menimpanya. Masyara...

Bulaklo, Kecamatan Balen,

|| Lintangnusantara.com  Berita duka menyelimuti warga Desa  Bojonegoro. Seorang pria bernama Khoirul dikabarkan meninggal dunia secara tiba-tiba usai melakukan perbaikan kendaraan jenis Combi miliknya. ​Kejadian ini sontak menggegerkan warga setempat. Hingga kini, penyebab pasti dan kronologi detail mengenai peristiwa tersebut masih diselimuti misteri. ​ Kronologi Kejadian Belum Jelas ​Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, Khoirul diketahui sedang memperbaiki kendaraannya. Namun, tidak ada yang mengetahui secara persis bagaimana peristiwa fatal itu terjadi. ​Warga baru menyadari setelah Khoirul ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa. ​"Kami awalnya tidak tahu, tiba-tiba dapat kabar kalau dia meninggal," ujar salah satu warga. ​ Penyebab Masih Dalam Penyelidikan ​Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab meninggalnya Khoirul. Belum dapat dipastikan apakah ini merupakan kecelakaan kerja saat memperbaiki mobi...

Anggota Polsek Ngraho Kawal Pembagian 500 Paket Takjil oleh Radar Ngraho Bersama AWPI DPC Bojonegoro

BOJONEGORO ||  – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah kembali ditunjukkan oleh insan pers di Kabupaten Bojonegoro.  Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (DPC AWPI) Bojonegoro bersama komunitas Radar Ngraho menggelar kegiatan bakti sosial berupa pembagian ratusan paket takjil kepada masyarakat. Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan di depan Mapolsek Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa.  Dalam kegiatan itu, sebanyak 500 paket takjil dibagikan kepada para pengguna jalan, pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat, serta masyarakat yang melintas di sekitar lokasi kegiatan. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar berkat dukungan serta pengawalan dari anggota Polsek Ngraho yang turut membantu mengatur arus lalu lintas agar pembagian takjil tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan. Ketua DPC AWPI Bojonegoro, Agus Setiyadi, mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil tersebut meru...