BOJONEGORO ||Lintanngnusantara.com– Aktivitas di kawasan Pasar Sumberjo, Bojonegoro, berubah menjadi titik kemacetan parah pada Selasa (17/03/2026).
Jalan provinsi yang menjadi jalur vital penghubung antar wilayah itu nyaris lumpuh akibat maraknya parkir liar di bahu jalan.
Pantauan di lokasi menunjukkan deretan mobil boks pengangkut barang hingga kendaraan pribadi memenuhi sisi jalan. Ruas yang seharusnya cukup untuk dua arah lalu lintas mendadak menyempit, memicu antrean kendaraan panjang dari dua arah, baik dari Bojonegoro menuju Babat maupun sebaliknya.
Sejumlah pengendara tampak terjebak berjam-jam, bahkan beberapa di antaranya memilih mencari jalur alternatif untuk menghindari kepadatan.
Sukri, warga setempat, menyebut kondisi ini sudah terjadi berulang kali, terutama saat aktivitas pasar meningkat.
“Yang bikin parah itu mobil boks distribusi snack. Mereka parkir sembarangan di depan pasar. Ditambah mobil pribadi yang ikut berhenti, jalan jadi sempit sekali,” ujarnya.
Menurutnya, situasi semakin mengkhawatirkan karena momen menjelang Hari Raya Idul Fitri biasanya diiringi lonjakan aktivitas belanja dan distribusi barang. Jika tidak segera ditangani, kemacetan diprediksi akan semakin parah dalam beberapa hari ke depan.
“Sekarang saja sudah macet panjang, apalagi nanti H-3 Lebaran. Bisa total lumpuh kalau tidak ada penertiban,” tambahnya.
Warga mendesak instansi terkait seperti Dinas Perhubungan Kabupaten Bojonegoro, Satpol PP, dan Satlantas Polres Bojonegoro untuk segera turun tangan melakukan pengaturan lalu lintas dan penertiban parkir liar.
Selain itu, warga juga berharap adanya solusi jangka panjang seperti penyediaan kantong parkir khusus bagi kendaraan distribusi maupun pengunjung pasar, serta penempatan petugas di jam-jam sibuk.
Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas masih tersendat dengan antrean kendaraan yang terus mengular. Kondisi ini menjadi alarm serius bagi pemerintah daerah agar segera bertindak sebelum puncak arus mudik benar-benar tiba.
Redaksi
Komentar
Posting Komentar