Langsung ke konten utama

Yayasan Intan Mutia Tebar Kepedulian di Bulan Ramadhan, Ribuan Paket Takjil dan Bantuan Sosial Disalurkan Bersama BNPM


Malang ||Lintangnusantara.com– Bulan suci Ramadhan menjadi momentum berbagi dan memperkuat kepedulian sosial. Semangat itulah yang diwujudkan oleh Yayasan Intan Mutia melalui berbagai aksi sosial yang digelar di sejumlah wilayah Jawa Timur dengan menggandeng Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM).

Melalui program sosial yang didukung dana Corporate Social Responsibility (CSR), Yayasan Intan Mutia secara aktif menyalurkan bantuan berupa paket sembako, takjil, bantuan uang tunai hingga sarung bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini melibatkan jaringan BNPM di berbagai daerah untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Ketua Yayasan Intan Mutia, Mahammad Ali Yasin, menyampaikan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian yayasan terhadap masyarakat, khususnya di bulan penuh berkah.

“Dalam pembagian aksi sosial melalui dana CSR Yayasan Intan Mutia, kami bekerja sama dengan Barisan Nasional Pemuda Madura di wilayah Jawa Timur. Penyaluran bantuan dilakukan melalui DPD BNPM di Kabupaten Bangkalan, Kota Surabaya, Sidoarjo dan Kota Malang,” ungkap Ali Yasin kepada awak media.

Ia menjelaskan, dari hasil rekapitulasi penyaluran bantuan, Yayasan Intan Mutia berhasil membagikan sekitar 7.000 paket takjil kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Ribuan paket tersebut didistribusikan melalui jaringan DPD dan DPC BNPM yang berada di bawah koordinasi DPW BNPM Jawa Timur.

Selain takjil, Yayasan Intan Mutia juga menyalurkan sekitar 200 paket sembako yang diberikan kepada anak yatim serta para janda di wilayah Kota Malang dan Sidoarjo. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menghadirkan kebahagiaan di tengah suasana Ramadhan.

Tidak berhenti sampai di situ, yayasan juga memberikan bantuan berupa sarung untuk masyarakat di mushola dan langgar di wilayah Malang, Sidoarjo, dan Surabaya. Penyaluran sarung dilakukan berdasarkan pengajuan dari para takmir maupun pemuda mushola yang aktif menghidupkan kegiatan ibadah, khususnya tadarus Al-Qur’an selama Ramadhan.

“Kami memberikan sarung sesuai permintaan dari takmir atau pemuda mushola yang aktif dalam kegiatan tadarus. Ini menjadi bentuk dukungan kami agar kegiatan ibadah masyarakat semakin semarak,” tambah Ali Yasin.

Sebagai bagian dari aksi sosial lainnya, Yayasan Intan Mutia juga menggelar program tebus murah bagi masyarakat di Kota Malang. Dalam program tersebut, masyarakat bisa memperoleh paket kebutuhan pokok berisi beras 3 kilogram, gula 1 kilogram, minyak goreng 800 mililiter, serta teh celup dengan harga tebus hanya Rp40.000.

Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat karena membantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

Ali Yasin berharap kegiatan sosial yang dilakukan selama bulan Ramadhan ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat kepedulian dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Harapan kami, dengan aktif berbagi seperti ini, Yayasan Intan Mutia ke depan tidak hanya berkembang dan sukses, tetapi juga semakin peduli terhadap sesama. Apa yang kami raih harus bisa memberi manfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya.

Melalui kolaborasi antara Yayasan Intan Mutia dan BNPM, kegiatan sosial Ramadhan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih menjadi kekuatan penting dalam membangun solidaritas masyarakat.
Pwt||pakto

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Warga Desa Bulaklo Balen Bojonegoro Dilaporkan Menghilang, Sepeda dan KTP Ditemukan di Sekitar Jembatan Kanor–Rengel

Bojonegoro ||Lintangnusantara.com – Seorang warga Desa Bulaklo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro bernama Muhlasin, yang dikenal dengan panggilan akrab Huma, dikabarkan menghilang secara misterius. Hingga saat ini keberadaannya belum diketahui dan masih menjadi perhatian warga setempat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sepeda milik Muhlasin ditemukan di sekitar jembatan penghubung Kanor–Rengel, tepatnya di kawasan Kare. Sepeda tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang melintas di sekitar lokasi. Tidak hanya itu, di sekitar lokasi penemuan sepeda juga ditemukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang diduga milik Muhlasin. Selain KTP, warga juga menemukan sebuah tali tampar yang berada tidak jauh dari sepeda tersebut. Temuan tersebut membuat warga sekitar semakin khawatir terkait keberadaan Muhlasin. Namun hingga saat ini kronologi pasti hilangnya Muhlasin masih belum diketahui, termasuk penyebab maupun kemungkinan kejadian yang menimpanya. Masyara...

Bulaklo, Kecamatan Balen,

|| Lintangnusantara.com  Berita duka menyelimuti warga Desa  Bojonegoro. Seorang pria bernama Khoirul dikabarkan meninggal dunia secara tiba-tiba usai melakukan perbaikan kendaraan jenis Combi miliknya. ​Kejadian ini sontak menggegerkan warga setempat. Hingga kini, penyebab pasti dan kronologi detail mengenai peristiwa tersebut masih diselimuti misteri. ​ Kronologi Kejadian Belum Jelas ​Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, Khoirul diketahui sedang memperbaiki kendaraannya. Namun, tidak ada yang mengetahui secara persis bagaimana peristiwa fatal itu terjadi. ​Warga baru menyadari setelah Khoirul ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa. ​"Kami awalnya tidak tahu, tiba-tiba dapat kabar kalau dia meninggal," ujar salah satu warga. ​ Penyebab Masih Dalam Penyelidikan ​Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab meninggalnya Khoirul. Belum dapat dipastikan apakah ini merupakan kecelakaan kerja saat memperbaiki mobi...

Anggota Polsek Ngraho Kawal Pembagian 500 Paket Takjil oleh Radar Ngraho Bersama AWPI DPC Bojonegoro

BOJONEGORO ||  – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah kembali ditunjukkan oleh insan pers di Kabupaten Bojonegoro.  Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (DPC AWPI) Bojonegoro bersama komunitas Radar Ngraho menggelar kegiatan bakti sosial berupa pembagian ratusan paket takjil kepada masyarakat. Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan di depan Mapolsek Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa.  Dalam kegiatan itu, sebanyak 500 paket takjil dibagikan kepada para pengguna jalan, pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat, serta masyarakat yang melintas di sekitar lokasi kegiatan. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar berkat dukungan serta pengawalan dari anggota Polsek Ngraho yang turut membantu mengatur arus lalu lintas agar pembagian takjil tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan. Ketua DPC AWPI Bojonegoro, Agus Setiyadi, mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil tersebut meru...